Malam Pertama

cerita mesum, cerita sex, cerita bokep, cerita panas
Malam Pertama

Malam Pertama

cerita dewasa terbaru 2018

Live Poker Indonesia – Setelah menjalani prosesi dari jam 10 pagi sampai jam 16 sore, aku segera melepas Baju Kebesaranku. Aku dengan istriku segera menuju rumah untuk mandi dan melepas semua atribut yang menempel di tubuhku dan tubuhnya.Setelah mandi, aku belum bisa beristirahat total, masih saja ada tamu yang berdatangan. Yang tidak sempat ke resepsilah, yang mau mengucapkan secara khususlah dan berbagai alasan dan harus ku terima dengan gembira karena meski bagaimana mereka adalah yang menerima undanganku. Baru pada jam 22.00 rumahku sudah sepi sehingga aku bisa beristirahat dengan tenang.

Istriku kemudian menyajikan secangkir teh manis saat aku tengah duduk melihat rekaman video shooting adikku.

Betapa indahnya hari ini, ku saksikan diriku memakai baju putih, berpeci putih, duduk bersanding dengan mempelai perempuan. Mengucapkan ijab Kabul di hadapan pegawai KUA lalu ku serahkan mas kawin dan diterima oleh istriku dengan disaksikan oleh keluargaku, keluarganya dan tamu undangan.

Lalu aku duduk berdua dengannya di pelaminan, menerima ucapan selamat dari teman-teman/tamu undangan.Sekarang, aku sudah bukan yang kemarin, di sebelahku telah duduk istri sahku yang sudah kunikahi tadi pagi.

Bandar Toto Terbaik

Malam Pertama

“Mas tidak ngantuk …..” suara istriku terdengar di sisiku.“Sebentar, Sayang …” jawabku ambil terus mengecup bibirnya dan ku tarik dia dalam pelukanku untuk menyaksikan video itu bersama.

Tenang, nyaman, bahagia, haru jadi satu …… sehingga semakin aku rengkuh tubuhnya yang terbalut kimono sutra. Kubisikkan ke telinganya “I love you”, dia menggelinjang karena geli terus ku kecup bibirnya lembut.

cerita dewasa malam pertama – Kami berpelukan sambil menyaksikan video bersejarah itu. Setelah film selesai dan minuman sajiannya ku habiskan, kami berdua masuk ke kamar …. Aku segera berbaring sementara ku lihat istriku mengunci pintu kamar.

“Kenapa dikunci, Sayang ? Kan gak ada siapa-siapa” tanyaku.
“Malu Mas ….” jawabnya sambil membaringkan tubuhnya di sebelahku.
“Malu ? Memang kenapa harus malu ….” aku terkekeh mendengar jawabannya.
Istriku tidak menjawab, dia hanya peluk tubuhku sambil sedikit mencubit dadaku.

Ah, istriku ini memang sangat halus pekertinya, maklum ayah dan ibunya masih turunan priyayi sehingga sangat santun dalam mendidik putera-puterinya. – Beruntung aku bisa menyuntingnya meski sempat juga aku ditolak karena dinilai aku ini bukan lelaki yang baik tapi karena aku ngotot menunjukkan niat baikku, akhirnya jadilah kami menikah.
Malam itu berlalu dengan tenang karena aku dan istriku merasa sangat lelah setelah seharian menjadi Raja. Baru pada malam kedua aku bisa melakukan apa yang selama ini ada dalam benakku, apa yang selama ini menjadi buah bibir para pengantin atau pasangan yang sudah menikah.

Saat istriku sedang nonton tv di kamar, perlahan ku peluk dia dari belakang.  Kusandarkan tubuhnya ke dadaku lalu perlahan sekali ku kecup lehernya yang jenjang …. Dia menggelinjang, ku lanjutkan dengan memainkan lidahku di sekitar tengkuknya dan perlahan pula tanganku merayap ke dadanya.

cerita dewasa malam pertama – Nafas istriku mulai tidak normal, mulutnya kadang terkatup kadang terbuka karena tanganku sudah memainkan daging kenyal di dadanya, menodel-nodel putingnya sehingga karena sudah tidak kuat akhirnya dia rebahkan tubuhnya.

Live Togel Terpercaya

Ciumanku berpindah ke bibirnya, mula-mula ku kecup lalu ku masukkan lidahku menyampu lidahnya dan dia peluk tubuhku. Kami berciuman cukup lama hingga nafas kami memburu. Sambil ku jilati lehernya, perlahan ku buka tali kimononya dan terbukalah penutup tubuh indahnya.  Wajah oval, leher jenjang, buah dada ukuran 34 perut rata dan selangkangan yang tertutup celana krem transparan, paha yang kencang dan betis yang seperti bulir padi … membuat aku menegang penuh. Ku buka sekalian kaos oblongku lalu kembali ku payungi tubuhnya.
Kembali kami bergumul untuk menikmati keindahan masa bulan madu ini hingga perlahan ku lepas celana dalamnya dan tampaklah pemandangan yang luar biasa. Kemaluannya ditumbuhi bulu yang tidak terlalu lebat, meski tak rapih tapi aku berani menjamin inilah kemaluan yang akan mengantarkan kelajanganku.
Istriku sempat menutup kemaluannya, mungkin karena malu dilihat nanar olehku tapi tangannya kemudian ku geser hingga akhirnya terpampanglah di depan mataku, sawah sepetak yang akan u cangkul.

cerita dewasa malam pertama – Ku buka saja celana dalamku karena kemaluanku sudah menegang penuh …. Istriku sempat berpaling ketika melihat kemaluanku.

Bandar Togel Online Terbaik

Kembali dia kucumbu, ku ciumi dari atas sampai ke bawah. Saat lidahku bermain di pahanya lalu bergerak ke tengah, tubuh istriku menggelinjang kegelian.

Saat aku mulai meciumi bibir kemaluannya, tubuhnya tersentak dan tiba-tiba tangannya menjambak rambutku ketika lidahku mulai menjilati kelentitnya.
“Maaasssss ….. oooohhhh …..” desisnya.

Ku mainkan terus lidahku disana hingga ketika aku menemukan lubangnya aku merasakan cairan yang kecut tapi nikmat.

Ku mainkan lidahku disitu agak lama kemudian ganti jariku yang membelainya sementara lidahku terus menari nari di pahanya, dengkulnya, betisnya hingga jari-jari kakinya ku kulum satu demi satu.

Saat jarinya ada dalam mulutku, istriku sudah bergerak tidak menentu. Kepalanya menoleh kekiri ke kanan, tangannya meremas apa saja yang bisa dijangkau ….. sehingga akhirnya aku hentikan aksiku.

Kubuka pahanya perlahan, ku tahan dengan lututku, ku kecup bibirnya lalu aku berbisik “Sayang, masukkan sekarang …..”

Perlahan dia pegang kemaluanku yang sudah sekeras kayu, dia arahkan ke lubangnya dan ketika aku merasa sudah pas, ku dorong perlahan.

Ku tatap wajahnya, matanya terpejam dan dia gigit bibirnya sendiri …. mungkin sakit …. jadi ku hentikan dorongan pinggulku. Setelah dia tidak mengigit bibirnya .. kembali ku dorong lagi.

Live Poker Indonesia

Hangat … hangat sekalian lubang kemaluannya ….
“Masss …. ddduuuhhhh ….” Istriku merintih
Ku dorong terus … terus dan akhirnya kuhentakan perlahan kemaluanku memasuki lubangnya.

Ku saksikan mata istriku membeliak lalu terpejam dan kurasakan tangannya meremas punggungku yang mulai basah oleh keringat. Dari sudut-sudut matanya ku lihat ada butiran bening …
“Kenapa, Sayang ? Kenapa nangis ? Sakit yaa …. ? tanyaku.
Aku bahagia Mas, aku bahagia karena aku sudah berikan apa yang selama ini aku jaga …..” jawabnya sambil mengecup bibirku lalu dia tatap aku.
“Terima kasih, Sayang. Sekarang Mas akan berikan segala Mas buatmu” bisikku di telinganya sambil terus ku gerakan pinggulku perlahan, naik turun di atas tubuhnya.

Gerakanku semula perlahan dan istriku pun hanya bergerak perlahan menyambut ayunan pinggulku namun lama kelamaan gerakan kami jadi semakin panas …. Bibirku bergerak liar di mulutnya, lehernya, dadanya sementara tangannya kadang menjambak rambutku, mencengkram punggungku atau meremas dan menekan pantatku. Dari mulutnya keluar desis desah lenguhan dan ku balas dengan lumatan bibirku.

Waktu berlalu, kamarku terasa panas karena tubuh kami sudah bermandi peluh dan ketika aku mulai merasa ada sesuatu yang akan keluar dari kemaluanku, istriku tiba-tiba memelukku dengan sangat kencang. Dia gigit bahuku dan tangannya mencakar punggungku …. beberapa detik dari situ aku juga merasakan sesuatu yang tidak bia kulukiskan dengan kata-kata. Tubuhku mengejang, kulesakkan sedalam-dalamnya ke lubang kemaluan istriku dan dari kemaluanku berhamburanlah cairan kentalku menyirami ke dalaman lubang kemaluan istriku.

Beberapa detik tubuh kami meregang lalu akhirnya setelah ketegangan itu berlalu ku cabut kemaluanku dan ku hempaskan tubuhku di sebelahnya.
Ku kecup bibirnya dan ku peluk istriku yang sama basahnya denganku …..  kami berpandangan mesra, dia tersenyum manis lalu perlahan matanya tertutup

Keesokan paginya, saat aku terbangun istriku tidak berada di sampingku dan ketika ku lihat di sprei, ada bercak bercak kekuningan dan tetesan darah ….
Ketika aku hendak bangun, istriku muncul berkimono merah marun, membawa nampan berisikan secangkir teh manis dan beberapa potong roti.

“Selamat Pagi, Ayah” sambil dia kecup bibirku lalu duduk di sebelahku, menatap wajahku yang tengah menikmati secangkir teh manis sajiannya.

Berita menarik lainnya :

Poker Online Indonesia

Judi Poker Online | Review Situs Poker OnlineAgen Poker Terpercaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *